5 Cara Mudah Membuka Lagu Anda Dengan Heboh

Diposting pada

Pembuka atau intro lagu yang kuat mutlak untuk menarik ketertarikan pendengar dan menyebabkan mereka penasaran bersama dengan kelanjutan lagunya.

Dalam konteks musik komersial, bagian intro diberikan prioritas utama, karena lokasinya yang paling depan agar bagian inilah yang didengar orang pertama kali. Dan kalau kita menganut prinsip “kesan pertama adalah segalanya”, maka intro mutlak kita membuat semenarik mungkin. Sama layaknya orang yang heboh, intro yang heboh adalah intro yang mengejutkan dan berenergi tinggi.

Beberapa gagasan untuk memulai lagu bersama dengan kejutan daya tinggi:

1. Mulai bersama dengan suara rendah. Halo? Katanya mengejutkan, kalau rendah artinya ngga dong? Kita mengambil alih pelajaran berasal dari skill Paul McCartney yang menulis “Yesterday” – sebuah lagu yang tetap kerap diulang hingga sekarang. Dengarkan lagu tersebut, dan mencermati suara rendah intronya (meski lagu ini segera masuk ke Verse pertama, jadi secara tehnis dia tidak punya intro). Nada rendah yang dinyanyikan Paul bersama dengan suara galaunya mengimbuhkan nuansa lagu “Yesterday” yang bercerita berkenaan indahnya jaman lalu dan pahitnya jaman kini.

2. Mulai bersama dengan suara tinggi. Ya, yang ini tentu benar dan kerap digunakan, terutama oleh lagu-lagu pop hits pas ini yang begitu masuk lagu segera masuk ke Chorus (resep standar lagu electro-pop dance a la Katy Perry, Lady Gaga, dkk). Nada tinggi berenergi tinggi, agar segera menyebabkan pendengar menoleh, mirip layaknya seseorang yang memanggil nama Anda bersama dengan suara yang tinggi. Contoh lagunya adalah “Stereo Hearts” oleh Gym Class Heroes featuring Adam Levine (No. 6 di Billboard Hot 100 pas artikel ini ditulis).

3. Mulai bersama dengan suara panjang. Nada yang panjang termasuk mengimbuhkan aksen pada lirik lagu, terutama lirikyang amat emosional, layaknya “cin-TA” atau “ben-CI”. Lagu lawas “Somewhere Over the Rainbow” yang dinyanyikan versi modernnya oleh Katharine McPhee, dibuka bersama dengan suara berinterval 1 oktaf dan segera mudah dikenali oleh telinga. Nada panjang ini mengimbuhkan area nafas bagi lirik-lirik khusus yang menginginkan kita highlight.

Lihat Juga : lagubaruin.com

4. Mulai bersama dengan suara padat. Nada-nada yang rapat dan padat dapat jadi langkah menarik perhatian, terutama kalau lirik dinyanyikan secara rap. Biasanya nada-nada yang rapat bersama dengan lirik yang padat digunakan untuk memberikan sebuah cerita yang beralur, atau memamerkan kemahiran wordplay sang penulis lagu. Contoh lagu yang berawal bersama dengan nada-nada rapat: “Dynamo of Volition” oleh Jason Mraz.

5. Mulai bersama dengan lead-in note. Lead-in note adalah beberapa suara yang nampak sebelum masuk bar pertama lagu. Kalau dipadu bersama dengan kronologis suara yang meningkat layaknya tangga (e.g do – re – mi – fa – sol), daya yang dihasilkan lebih besar lagi. Contoh lagu yang manfaatkan teknik ini: “Rain Over Me” oleh Pitbull featuring Marc Anthony.

Itulah 5 langkah yang dapat Anda manfaatkan sebagai gagasan pembuka lagu Anda. Kalau Anda perhatikan, banyak lagu hits jaman kini yang memadukan beberapa teknik di atas, layaknya manfaatkan lead-in note yang masuk ke suara panjang dan tinggi pada ketukan pertama!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *